Ini Alasan Mengapa Tim Sar Menyerah Angkat Bangkai KM Sinar Bangun ? Ada Yang Tidak Mungkin
Senin, 02 Juli 2018
Edit
Keluarga korban KM Sinar Bangun nampaknya harus bersabar atas kenyataan yang ada di Danau Toba. Kendati titik koordinat dan lokasi KM Sinar Bangun sudah ditemukan namun Basarnas mengaku tidak mampu mengangkatnya karna tidak memiliki alat yang bisa digunakan.
Sejumlah negara tetangga kabarnya sudah dimintai bantuan juga mengatakan tidak sanggup karna lokasi terlalu dalam di dasar danau dan objeknya (KM SB) terlalu besar. Oleh karna itu pencarian akan segera dihentikan menyusul perpanjangan waktu pencarian yang sudah habis.
Sebagaimana kompas.com melaporkan,ketidakpastian Pencarian dan evakuasi korban setelah diperpanjang tiga hari, kapal belum ditemukan. Rabu (27/6/2018), semua proses operasi tim SAR gabungan akan berakhir.
Keluarga korban masih setia menunggu (antaranews.com)
Hingga hari ke sembilan, belum ada laporan penemuan korban terbaru. Kemarin, saat pencarian hari ke delapan, tim hanya menemukan barang-barang diduga milik para penumpang kapal berupa sandal, helm, dan pelampung yang kemungkinan milik kapal feri yang dilemparkan untuk menyelamatkan para korban.
Tim SAR gabungan mengaku bingung untuk mengangkat temuan objek yang diduga bangkai KM Sinar Bangun dari dasar danau. Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M Syaugi mengatakan, objek berada di kedalaman sekitar 490 meter. Dari hasil analisis, objek diperkirakan memiliki panjang 20 meter dan lebar 5 meter.
Dia mengaku sudah menanyakan ke beberapa negara yang memiliki robot tersebut, ternyata alat canggih ini hanya mampu mencapai kedalaman 100 meter dan objeknya harus dipotong-potong jika terlalu besar.
Pihaknya sudah mencoba menarik objek dengan jangkar. Namun karena kontur dasar danau yang diduga tidak datar, tim kesulitan. "Kalau kuat diangkat, kalau tidak, ya bagaimana. Saya mementingkan usaha, hasilnya kita tidak tahu. Tapi kita all out dalam operasi ini," kata Syauqi sebagaimana kompas.com mengutip.
Untuk keluarga korban ada baiknya pasrah pada Tuhan. Karna situasi dan kondisi sepertinya tidak memungkinkan. Seluruh kekuatan Tim Sar sudah dikerahkan nyatanya tidak juga berhasil mengevakuasinya. Semoga para korban diampuni dosa-dosanya. Amin. **
Baca Sumber

